Beranda Nasional

Pemkab Lamtim Berupaya Tekan Inflasi

80
0
BERBAGI

SUKADANA – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur gelar rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di aula Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur, Rabu (30/8).

Rapat koordinasi yang dipimpin oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Junaidi tersebut diikuti oleh seluruh camat dan beberapa perwakilan satuan kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Rapat koordinasi tersebut dimaksudkan untuk mendeteksi secara dini dan mengendalikan inflasi agar dalam tataran yang wajar sehingga tidak mengganggu proses pembangunan secara umum serta tidak merugikan masyarakat.

Dalam rapat koordinasi hadir sebagai narasumber antara lain Kepala Bulog Subdivre Lampung Tengah Hamid Ali, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung Timur Ir. Anwar, Inspektur Kabupaten Lampung Timur A. Nurdin Sifrizal, Kepala Bagian Perekonomian Kota Metro Elmanani, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur Sribudiyati.

Dituturkan oleh Anwar dalam rapat tersebut bahwa sesungguhnya masalah inflasi di daerah itu dilihat dari faktor penyebabnya, umumnya lebih dipengaruhi oleh supply shock atau kejutan dari sisi penawaran yang lebih bersifat struktural. Misalnya pasokan barang yang terbatas.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Anwar, penyebab inflasi juga antara lain karena kondisi infrastruktur yang kurang mendukung, struktur pasar, dan mekanisme pembentukan harga yang kurang kompetitif khususnya pada beberapa komoditas pangan. “Serta praktek spekulasi dan penimbunan barang kebutuhan pokok dan barang strategis terutama pada saat terjadi gejolak harga,” jelas Anwar, Kepala BPS Lampung Timur itu.

Di kesempatan yang sama, Sribudiyati dalam penjelasannya mengatakan bahwa tidak seharusnya Kabupaten Lampung Timur terkena dampak dari inflasi yang tinggi.

“Harus kita syukuri bahwa Lampung Timur ini banyak surplus, dan Lampung Timur ini seharusnya tidak terjadi inflasi yang tinggi, karena Lampung Timur adalah daerah yang notabene luar biasa, baik dari segi tanaman pangan, sayur sayuran, hortikulturanya, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Masih menurut Kabag Perekonomian Setdakab Lampung Timur tersebut, salah satu penyumbang terjadinya inflasi di Lampung Timur adalah karena pemasaran yang kurang.

“Kabupaten Lampung Timur ini masih kurang dalam pemasarannya, sehingga kadang-kadang masyarakat Kabupaten Lampung Timur sendiri belanjanya di luar Kabupaten Lampung Timur. Inilah yang menyebabkan salah satunya Kabupaten Lampung Timur selalu ketinggalan,” ungkapnya.

“Untuk bagaimana kita bersama-sama bahwa Kabupaten Lampung Timur juga bagus, bahwa Kabupaten Lampung Timur bisa maju, bahwa Kabupaten Lampung Timur cukup semuanya,” tambah Sribudiyati dengan optimisme tinggi. (ris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here